header image
Home arrow Berita Sebelumnya arrow Articles arrow Bandung Kiwari
Bandung Kiwari PDF Print E-mail
Written by Dadan Nugraha   
Apr 11, 2008 at 05:16 PM
Jalan-jalan di bandung memang mengasikkan selain udaranya yang sejuk (kadang-kadang), juga masih adanya kawasan yang masih tertata rapih di Bandung. namun saat ini polusi sudah pada tarap yang mengkhawatirkan terutama di Kota Bandung.

Memang benar sekarang Bandung sudah Heurin ku Tangtung, jalan-jalan di Bandung sudah dirasa mulai tidak nyaman, selain polusi udara juga kita mendapatkan polusi visual diantaranya adalah adanya bangunan yang terkesan tidak pada tempatnya, kawasan yang dulunya tertata rapi sekarang sudah mulai kacau atau acak-acakan, seperti misalnya di jalan Cipaganti, beberapa bangunan bersejarah yang ada di Jalan Cipaganti sudah berubah total. kemarin (10/04) saya melewati jalan dago dari arah lampu merah Cikapayang  menuju  ke Simpang Dago, terkejutlah saya  ketika saya melihat ke seberang jalan sebelah kanan tepatnya di depan SMAK Dago/SMU 1 Bandung mendapatkan pemandangan seperti  terlihat  dalam gambar dibawah ini :

 

dago1

  

dago
aPa itu ya ? mau dibikin apalagi itu ya? kok ada kubahnya gitu ya? ....  duh Bandung beuki sareuseuk we atuh nya .... kumaha atuh ieu teh ? ... itulah yang ada pada pikiran saya waktu itu.. Bandungku Malang Bandungku Sayang kenapa sekarang jadi begini.... kemudian saya pun melanjutkan perjalanan dengan dipenuhi segala pertanyaan akhirnya saya tiba di Cihampelas untuk sebuah urusan, setelah selesai sekitar pukul 15.30 wib saya bernaksud menuju kantor lagi di jalan riau melewati jalan cihampelas... waduh maceeeeet pisan...walaupun saya pakai sepeda motor tapi tetap tersendat... karena melamun dan terlalu banyak pertanyaan di kepala saya tentang Bandung Kiwari (sekarang), maksud hati mau lewat fly over Paspati, saya malah melewati Trafict Light (kebetulan sedang lampu hijau) lurus kejalan wastukencana, terpaksa saya memutar ke jalan wastukencana masih dalam keadaan capek dan kesel tiba-tiba mata saya silau oleh papan Bilboard Gede banget (megatron) di per tigaan Wastu kencana dan Taman Sari (menuju Kampus UNISBA)..buseet deh...makin Kesel aja jadinya.. Bandung sekarang sudah berubah, tak seindah seperti yang ditulis dalam  buku Wajah Bandoeng Tempo Doeloe dan semerbak bunga di Bandung Raya karya (Alm) Bapak Haryoto Kunto. Wajah Bandung Saat ini benar-benar sudah Berubah !. 
 

Add as favourites (36) | Quote this article on your site | Views: 402

Be first to comment this article
RSS comments

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
E-mail
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



Code:* Code
I wish to be contacted by email regarding additional comments

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

Last Updated ( Apr 11, 2008 at 05:25 PM )
Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
No account yet? Create one
Who's Online
We have 17 guests online
Support
Admin :
Info


 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO.5 TAHUN 1992 TENTANG BENDA CAGAR BUDAYA (Pasal 1 ayat 1)
1. Benda Cagar Budaya adalah: Benda buatan manusia, bergerak atau tidak bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagiannya atau sisa-sisanya, yang berumur sekurang-kurangnya 50(lima puluh) tahun, atau mewakili masa gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) tahun, serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan; Benda alam yang dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

2. Situs adalah lokasi yang mengandung atau diduga mengandung benda cagar budaya termasuk lingkungannya yang diperlukan bagi pengamanannya

Jadwal Sekretariat

Buka Kantor : Senin s/d Sabtu 09.00 - 16.00 Wib (dianjurkan untuk telepon terlebih dahulu)

Konsultasi; permohonan Surat Rekomendasi : Setiap Hari Rabu minggu ke 2 dan ke 4

Surat Rekomendasi  yang kami keluarkan, tanpa biaya sedikitpun, dilandasi oleh dedikasi yang tinggi, sebagai sumbangsih Bandung Heritage terhadap Kota Bandung.