header image
Home arrow Berita Sebelumnya arrow Bangunan Bersejarah arrow Vila Tiga Warna (De Driekleur)
Vila Tiga Warna (De Driekleur) PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Aug 13, 2007 at 04:34 AM

TriwarnaGedung De DrieKleur ( Tiga Warna) di sudut Jl. Ir. H. Juanda (Dago) dan Jl. Sultan Agung dibangun pada tahun 1938 berdasarkan rancangan arsitek Belanda A.F. Albers. Bangunan ini banyak dipengaruhi oleh aliran Nieuw Bouwen- gaya arsitektur yang berkembang di Hindia Belanda pada akhir tahun 1930-yang memperlihatkan garis-garis stream line. Gaya ini mengutamakan kesederhanan tanpa banyak ornamen dekoratif. Tampak bahwa pengutamaan kesederhanan ini menunjukkan perbedaannya dari gaya art deco, yang menonjolkan unsur  dekoratif.

 

Konsep aliran Nieuw Bowen (istilah aliran yang dipakai oleh arsitek Belanda pada akhir 1930an) sangat terasa pada bangunan De DrieKleur yang bergaya bangunan mirip Hotel Savoy Homann. Bangunan Drie Kleur memperlihatkan adanya proses perkembngan gaya Art Deco yang mulai melepaskan unsur-unsur dekoratifnya.

 

Sumber Foto:

A.F. AAlbers (1897-1961),Ondogmatisch Modernist in Koloniale Samenleving, Bibliografieen en Oeuvrelijsten van Nederlandse architecten en stedebouwkundigen, Rotterdam 2000


Add as favourites (43) | Quote this article on your site | Views: 949

Comments (1)
RSS comments
1. Written by GUEST on 01-11-2007 11:21 - Guest - IP: 202.146.253.15
 
 
Kang/Teh Admin, saya mau usul boleh ya? Pertama, saya tertarik membaca kisah gedung De Driekleur ini. Saya baca yang kisah Proklamasi dulu. Tapi saya bingung, sulit mencernanya karena tulisannya tidak fokus. Apa yang ingin diceritakan sebenarnya menjadi bias, dan informasinya kurang lengkap. Kenapa tidak coba memakai kaidah jurnalistik, 5W+1H biar rapi. Apa, Siapa, Dimana, Bagaimana, Kapan dan Bagaimana? 
Soal Hoshokyoku (Radio Jepang) di Bandung itu, nggak jelas dimana posisinya. padahal kisahnya cukup dominan dibanding Domei yang gambarnya sudah mengesankan bahwa kisah itu akan berpusat pada Domei. 
Selain itu juga kalimat "Para wartawan menggunakan cara lain dengan menuliskan berita proklamasi kemerdekaan di papan tulis, lalu dipancangkan di depan kantor. Masyarakat yang melewati gedung kantor segera mengerumuni papan tulis." Wartawan dari mana dan di kantor mana? 
Kisah sejarah ini saya harap diperbaiki, karena banyak orang seperti saya yang ingin tahu lebih sisi sejarah. Kemudian yang sangat penting juga, soal narasumber cerita. Hal itu harus dicantumkan karena kalau tidak, saya khawatir kisahnya dianggap tak jelas, sekedar dongeng atau yang mengerikan, kebohongan. Terima kasih atas perhatiannya. 
 
Anwar, reporter Radio Mara BDG
 

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
E-mail
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



Code:* Code
I wish to be contacted by email regarding additional comments

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

Last Updated ( Aug 13, 2007 at 04:46 AM )
Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
No account yet? Create one
Who's Online
We have 38 guests online
Support
Admin :
Info


 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO.5 TAHUN 1992 TENTANG BENDA CAGAR BUDAYA (Pasal 1 ayat 1)
1. Benda Cagar Budaya adalah: Benda buatan manusia, bergerak atau tidak bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagiannya atau sisa-sisanya, yang berumur sekurang-kurangnya 50(lima puluh) tahun, atau mewakili masa gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) tahun, serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan; Benda alam yang dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

2. Situs adalah lokasi yang mengandung atau diduga mengandung benda cagar budaya termasuk lingkungannya yang diperlukan bagi pengamanannya

Jadwal Sekretariat

Buka Kantor : Senin s/d Sabtu 09.00 - 16.00 Wib (dianjurkan untuk telepon terlebih dahulu)

Konsultasi; permohonan Surat Rekomendasi : Setiap Hari Rabu minggu ke 2 dan ke 4

Surat Rekomendasi  yang kami keluarkan, tanpa biaya sedikitpun, dilandasi oleh dedikasi yang tinggi, sebagai sumbangsih Bandung Heritage terhadap Kota Bandung.